MARIA

Di suatu malam yang gelap dan hujan deras, seorang wanita bernama Maria sedang memandu sebuah kereta Honda Civic bewarna putih di jalan raya yang sepi.

Tiba-tiba, kereta nya m**i di tengah jalan dan dia tidak dapat menghidupkan semula kereta nya

Maria merasa cemas dan takut. Dia melihat sekelilingnya dan tidak ada rumah berhampiran dan tiada juga kelihatan kenderaan yang lalu lalang. Dia merasa seram sejuk sendirian di malam yang gelap itu.

Ketika dia sedang berusaha memperbaiki kereta nya, dia mendengar suara aneh di sekitarnya. Suara itu semakin dekat dan semakin jelas, dan dia mulai merasa ketakutan dan terancam.

Dia tiba-tiba melihat sebuah lembaga di kejauhan, yang semakin dekat dan semakin jelas. Lembaga itu adalah seorang wanita dengan gaun putih yang basah kuyup oleh hujan.

Maria merasa sangat takut dan mulai berlari menjauhi lembaga itu. Namun, semakin dia berlari, lembaga itu semakin dekat. Akhirnya, lembaga itu mengejarnya dan menghadang jalannya.

Maria sangat terkejut dan terdiam setelah melihat lembaga itu. Lembaga wanita itu kemudian berkata dengan suara serak dan pelahan, “Maria, saya perluakan bantuanmu. Tolong cari anakku.”

Maria terkejut mendengar nama nya disebutkan oleh lembaga itu, dan dia merasa bulu roma nya meremang kearana suara yang diucapkan lembaga itu terdengar seperti mencekam di dalam telinga nya.

Namun, lembaga wanita itu tidak menunggu Maria memberikan jawapan dan kemudian menghilang, meninggalkan Maria sendirian di tengah hujan.

Maria merasa sangat ketakutan dan bingung dengan apa yang baru terjadi. Dia mengambil keputusan untuk meneruskan perjalanan pulang ke rumah setelah seharian bekerja di tambah pula dengan gangguan yang baru sahaja dia lalui, dan dia tidak akan pernah melupakan pengalaman yang menyeramkan itu.

Setelah kejadian tersebut, Maria merasa bahwa ada yang mengikuti dan mengejar dirinya. Setiap kali dia melintasi tempat yang sepi atau gelap, dia merasa seperti ada yang memperhatikan dia dari balik bayang-bayang.

Maria merasa semakin terganggu dan ketakutan, dan dia memutuskan untuk mencari tahu siapa sebenarnya lembaga wanita yang menampakkan diri kepadanya di malam hujan tersebut.

Setelah melakukan beberapa penelitian, Maria menemukan bahwa lembaga wanita itu adalah seorang ibu yang kehilangan anaknya secara tragik dalam kemalangan kenderaan beberapa tahun yang lepas. Ibu tersebut percaya bahwa anaknya masih hidup dan mengharapkan untuk menemukannya.

Maria merasa terpanggil untuk membantu ibu tersebut menemukan anaknya, dan dia memutuskan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah melakukan beberapa penelitian dan memeriksa beberapa tempat, Maria berjaya menemukan anak tersebut dan mengembalikannya kepada ibunya.

Setelah menemukan anak tersebut, Maria merasa lega dan bahagia, dan dia merasa bahwa hantu ibu dan anak itu telah menemukan kedamaian. Namun, dia juga menyadari bahwa dia telah belajar pelajaran berharga tentang keberanian dan dedikasi, dan dia tahu bahwa pengalaman yang dia alami itu akan selalu menjadi bagian dari dirinya.

Setelah berhasil menemukan anak yang hilang dan mengembalikannya kepada ibunya, Maria merasa senang dan puas dengan tindakan yang telah dilakukannya. Namun, beberapa minggu setelah kejadian itu, dia mulai merasakan bahwa ada yang aneh dan menakutkan di sekitar rumahnya.

Maria sering mendengar bunyi-bunyi aneh di tengah malam, seperti bunyi pintu yang terbuka atau bunyi derapan kaki sedang berjalan di ruang tamu rumah. Bunyi-bunyi itu membuatnya merasa ketakutan dan susah untuk melelapkan mata.

Maria merasa bahwa hantu ibu dan anak tersebut mungkin telah mengikuti dirinya balik ke rumah dan terus menghantui dirinya. Dia memutuskan untuk meminta bantuan dari seorang paranormal untuk membersihkan rumahnya dari kehadiran mereka.

Setelah melakukan beberapa ritual dan pembersihan, Maria akhirnya merasa tenang dan yakin bahwa ia telah berhasil mengusir hantu-hantu tersebut dari rumahnya. Dia merasa sangat bersyukur bahwa dia berhasil menemukan anak yang hilang, tetapi dia juga menyedari bahwa tindakannya juga membuka pintu ke dunia yang lain.

Setelah kejadian tersebut, Maria memutuskan untuk lebih kerap melakukan kegiatan sosial untuk membantu orang-orang yang perlukan bantuan nya. Dia menyedari bahwa tindakan kecil seperti membantu orang yang tersesat atau mengembalikan anak yang hilang dapat memberi impak besar bagi kehidupan seseorang.

Maria juga memutuskan untuk mempelajari lebih dalam tentang dunia paranormal dan keberadaan makhluk ghaib. Dia merasa bahwa dengan mengetahui lebih banyak tentang hal ini, dia dapat lebih menyiapkan diri untuk menghadapi kejadian-kejadian serupa di masa depan.

Selain itu, Maria juga mengembangkan kemampuan untuk mendengarkan dan memahami kehadiran paranormal. Dia mempelajari cara-cara untuk berkomunikasi dengan makhluk gaib dan mengirimkan pesan-pesan positif kepada mereka. Hal ini membantu Maria merasa lebih tenang dan damai dalam kehidupannya.

Namun, ketika Maria semakin kerap melakukan kegiatan sosial dan terbuka terhadap kehadiran makhluk ghaib, kehidupannya mulai terasa semakin menyeramkan. Dia merasa seperti ada kekuatan gelap yang mengikuti dan mengancam keberadaannya.

Maria kerap merasakan sentuhan dingin dan bulu roma yang tiba-tiba meremang di sekitar dirinya, dan kerap kali juga dia rasa seperti ada mata yang memperhatikannya dari balik bayang-bayang. Terkadang, dia juga mendengar suara-suara aneh di tengah malam yang membuatnya susah untuk tidur.

Ketakutan dan rasa takut yang dirasakan Maria semakin hari semakin kuat. Dia cuba bertanya kepada gurunya dan beberapa ahli paranormal yang lain, tapi tidak ada yang mampu memberikan jawapan yang pasti.

Suatu malam, Maria merasa terbangun dari tidurnya oleh suara-suara aneh di dalam rumahnya. Dia mendengar langkah kaki yang mendekat dan suara-suara bisikan yang menakutkan. Ketika dia membuka matanya, dia melihat satu lembaga hitam besar dan terapung di udara dan melihatnya dengan mata merah menyala.

Maria terdiam dan tak bergerak, dia merasa takut dan seram sejuk hingga ke tulang. Dia merasa seperti dia dalam bahaya nyata, dan tidak tahu macam mana nak melawan makhluk yang menyeramkan itu.

Maria kemudian teringat akan sebuah buku kuno tentang ilmu sihir yang pernah dia jumpa di perpustakaan. Dalam buku itu disebutkan bahwa kehadiran makhluk gaib yang menyeramkan dapat diusir dengan menggunakan mantera-mantera tertentu.

Tanpa ragu-ragu, Maria membaca mantera daripada apa yang di ingatnya dengan suara yang lantang.

Tiba-tiba, lembaga hitam itu menghilang dan kehadirannya tidak terasa lagi. Maria merasa lega dan bersyukur bahwa dia berhasil mengusir makhluk yang menyeramkan tersebut.

Namun, setelah kejadian itu, Maria merasa seperti ada yang hilang dari dalam dirinya. Dia merasa semakin terasing dan kesepian, dan merasa seperti ada kekuatan yang mencoba untuk memasuki dirinya.

Maria kemudian menyedari bahwa kehadiran makhluk gaib tersebut telah meninggalkan bekas yang sangat dalam di dalam dirinya, dan ia harus memulihkan kembali keseimbangan rohani dan jasmani nya.

Maria merasa sangat terpukul dengan kejadian yang menimpanya dan merasa terasing dari lingkungan sosialnya. Dia mulai merenung dan mempertanyakan makna kehidupannya dan mencari jawaban tentang kenapa dia menjadi target makhluk-makhluk tersebut.

Maria memutuskan untuk melakukan perjalanan ke tempat-tempat suci dan bertemu dengan para pemimpin agama. Dia berbicara dengan banyak orang yang berpengalaman dan berilmu untuk mencari jawaban atas pertanyaannya. Dan dia berusaha untuk kembali ke pangkal jalan

Setelah berbulan-bulan melakukan perjalanan dan mencari, Maria akhirnya menemukan jawapan yang dia cari. Dia menyadari bahwa dia telah terlalu obses dengan kepentingan peribadinya dan telah terlalu sibuk dengan urusan duniawi.

Maria memutuskan untuk mengubah hidupnya dan mengambil jalan yang lebih spiritual. Dia mulai merenung dan bermuhasabah diri setiap hari, membantu orang lain dan melakukan amal kebajikan.

Dengan perubahan ini, Maria merasa semakin dekat dengan Pencipta dan dirinya sendiri, dan merasa semakin kuat secara rohani. Dia juga merasa bahwa kehadiran makhluk ghaib yang menyeramkan telah membantunya untuk mengambil jalan kehidupan yang benar.

Maria kini hidup dengan lebih tenang dan bahagia, dan tidak lagi merasakan kehadiran makhluk ghaib yang menakutkan.

Kisah Maria mengajarkan kepada kita bahwa kehadiran makhluk ghaib dapat menjadi petunjuk bagi kita untuk memperbaiki hidup kita dan mencari jalan yang lebih benar. Meskipun perjalanan kita mungkin panjang dan penuh ringtangan, dengan tekad dan niat yang benar, kita dapat menemukan kedamaian dan keseimbangan dalam hidup kita.

Hantar kisah anda : fiksyenshasha.com/submit

Rating Pembaca
[Total: 49 Average: 1.7]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.